KAMU part1

KAMU

KAMU, bagaikan kata yang hanya mampu terucap, seperti janji yang tidak dapat dipegang, seperti batu yang susah dipecahkan, namun bagaikan ingatan yang tak mampu terhapus oleh kenyataan.

KAMU, bagaikan puisi yang dibaca lalu menghujam seolah berbisik hingga menyayat hati sehingga diriku jatuh terhempas oleh sebuah ketidak samaan diantara kita.

Apa yang harus aku lakukan wahai Pengisi Hati. Apa harus aku membelah dada ini untuk menunjukan bahwa dirimu ada dihati ku...?
apa harus aku membangun seribu candi dalam semalam? seperti bandung bondowoso...?
dan Apakah aku harus mencari cintamu ke penjuru bumi seperti adam...?
Tidak... itu terlalu berlebihan untuk sesuatu yang sangat FANA yang mungkin tidak bisa dimiliki...




Komentar